ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Vladimir Putin, Joe Biden Sambut Baik

TALINUSA.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, menyambut baik dikeluarkannya surat perintah penangkapan oleh Mahkamah Pidana Internasional atau ICC terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dilansir dari laman BBC, ICC menuduh Presiden Putin melakukan kejahatan perang di Ukraina, Joe Biden juga menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang sangat “jelas” dilakukan oleh Putin.

Klaim penangkapan dari ICC ini berfokus pada deportasi anak-anak yang melanggar hukum dari Ukraina ke Rusia sejak invasi Moskow pada 2022 lalu.

Atas klaim dari ICC ini Moskow membantah tuduhan itu dan mengecam surat perintah dari ICC itu sebagai suatu hal yang “keterlaluan”, karena ICC tidak memiliki kekuatan untuk menangkap tersangka tanpa kerjasama dari Pemerintah di suatu negara.

Jaksa ICC, Karim Khan, mengatakan bahwa ada alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa Putin bertanggung jawab atas tindak pidana deportasi dan pemindahan anak-anak Ukraina yang melanggar hukum dari wilayah pendudukan Ukraina ke Rusia.

“Insiden yang telah kami identifikasi adalah termasuk deportasi bagi ratusan anak-anak yang diambil dari panti asuhan dan tempat penitipan anak. Banyak dari anak-anak ini yang kami duga telah diserahkan untuk diadopsi di Rusia,” kata Khan.

Tidak hanya itu, ICC sebagai Pengadilan internasional juga mengeluarkan surat penangkapan kepada Komisaris Kepresidenan Rusia untuk hak anak-anak Maria Lvov-Belova yang juga dengan tuduhan yang sama.

Meskipun Rusia dan Ukraina bukanlah negara yang masuk dalam ICC, tetapi Kiev mengizinkan yurisdiksi ICC untuk mengurus kejahatan perang tersebut.

Disisi lain, Rusia tidak mungkin akan menyetujui penyerahan Putin. namun, presiden Rusia itu bisa saja ditangkap jika ia melakukan perjalanan ke negara-negara anggota ICC, termasuk Jepang.

(Red/*)

Komentar