Sri Mulyani Copot Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo, Ayah Pelaku Penganiaya Anak Petinggi GP Ansor

TALINUSA.COM – Gegara kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy anak pejabat pajak, Sri Mulyani mengumumkan telah mencopot Rafael Alun Trisambodo dari jabatannya.

Diketahui Rafael Alun Trisambodo adalah ayah dari Mario Dandy selaku tersangka utama dalam kasus penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor, David.

“Saya perintahkan Inspektorat Kementerian Keuangan memeriksa harta saudara RAT (Rafael Alun Trisambodo), 23 Februari kemarin dan dirjen telah memeriksa harta yang bersangkutan,” ujar Sri Mulyani kepada wartawan, Jumat (24/2/2023).

“Dalam rangka Kemenkeu mampu melaksanakan pemeriksaan, maka mulai hari ini saudara RAT dicopot dari tugas dan jabatannya,” tegasnya.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pencopotan Rafael Alun Trisambodo telah sesuai dengan Pasal 31 ayat 1 PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Selain karena kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, alasan lain yang memperberat posisi Rafael Alun Trisambodo adalah masalah harta kekayaannya.

Adapun jumlah harta kekayaan yang dimiliki oleh Rafael Alun Trisambodo mencapai Rp56 miliar dan tanpa utang sepeserpun.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kanwil Jakarta Selatan II, Rafael sempat menduduki kursi Kepala bidang Pemeriksaan, Penyidikan, dan Penagihan di Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I.

Pada tahun 2011, total harta kekayaan Rafael mencapai Rp20,49 miliar.

Sementara itu, menurut laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Rafael tercatat sebagai pemilik berbagai tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Manado dan Sleman, Yogyakarta.

Nilai aset tanah dan bangunan kepunyaan Rafael di Jakarta Selatan memiliki luas 766 meter persegi dan bernilai Rp6,44 miliar.

Sejak tahun 2011, Rafael juga mempunyai deretan kendaraan roda empat yakni Toyota Camry (2008) yang berharga Rp250 juta, Honda CR-V 2007 senilai Rp200 juta.

Ditambah dengan surat berharga senilai Rp1,51 miliar, harta bergerak lainnya Rp420 juta dan giro serta kas berjumlah Rp684 juta.

Rafael Alun Trisambodo melaporkan harta kekayaannya kepada negara pada 31 Desember 2021 lalu.

Lebih lanjut, pada tahun 2021, harta milik Rafael yang didaftarkan di LHKPN adalah tanah dan bangunan yang berada di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Sleman, dan Manado, senilai Rp51.93 miliar.

Tanah dan bangunan yang memiliki nilai paling besar berlokasi di Jakarta Barat yaitu seluas 766 meter persegi, dengan luas bangunan 599 meter persegi, dengan nilai mencapai Rp21,91 miliar.

Sedangkan dalam LHKPN tidak ada mobil Jeep Rubicon yang dipakai dan dipamerkan Mario Dandy di media sosialnya.

Jeep Rubicon hitam bernomor polisi B 2571 PBP ini dikabarkan telat membayar pajak tahunan.

Adapun pada tahun 2022, Rafael Alun Trisambodo belum melaporkan harta kekayaannya kepada negara.

(Red/*)

Komentar