Pelaku Pelecehan Anak di Jambi Lapor Balik, Mengaku Diperkosa Bocah Tetangga

TALINUSA.COM – Wanita pelaku pelecehan terhadap belasan anak di Jambi, Yunita Sari Anggraini, membuat laporan balik ke Polisi dimana dalam laporannya itu ia mengaku telah diperkosa oleh 8 bocah tetangga.

Informasi soal wanita pelaku pelecehan 17 anak di Jambi mengaku ke polisi bahwa dirinya diperkosa oleh 8 bocah tetangga itu sontak menuai sorotan publik usai kabar tersebut dibagikan oleh akun Instagram @ndorobei.official pada Selasa, (7/2/2023).

“Yunita Sari Anggraini (20), tersangka pencabulan 17 anak (11 laki-laki, 6 perempuan), mengaku diperkosa oleh 8 anak tetangga,” tulisan keterangan unggahan akun instagram tersebut.

Berdasarkan informasi, pelaku pencabulan anak yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu sempat membuat laporan di Polresta Jambi pada Jumat 3 Februari 2023 lalu.

Dalam laporannya, ibu muda tersebut mengaku telah diperkosa oleh 8 anak tetangganya di kediamannya di Kelurahan Rawasari, Kota Jambi.

“Ia pun membuat laporan di Polresta Jambi pada Jumat (3/2/2023), Yunita menyebut dirinya jadi korban pemerkosaan di rumahnya yang berada di Kelurahan Rawasari, Kota Jambi,” tulis akun instagram @ndorobei.official.

Kabar soal adanya pelaporan dari Yunita Sari itu dibenarkan Kanit PPA Satreskrim Polresta Jambi, Ipda Chrisvani Saruksuk.

Ipda Chrisvani mengatakan, laporan Yunita Sari tersebut dilayangkan yang bersangkutan bertepatan dengan laporan belasan anak yang menjadi korban pencabulan wanita tersebut.

“Untuk perkara yang dilaporkan dan kita tangani di Polresta itu Pasal 285, YS mengaku diperkosa oleh sejumlah anak,” kata Ipda Chrisvani Saruksuk, dalam keterangannya. Selasa (7/2/2023).

Menurut pengakuan Yunita Sari, ia menjadi korban pemerkosaan di rumahnya sendiri. Rumah tersebut juga menjadi TKP terkait laporan 17 bocah yang mengaku dilecehkan oleh ibu muda satu anak tersebut.

Diwartakan sebelumnya, publik dihebohkan dengan kasus pelecehan seksual terhadap 17 anak di Jambi yang dilakukan oleh seorang wanita muda pemilik rental Play Station atau PS.

Wanita yang belakangan diketahui bernama Yunita Sari Anggraini itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Ia pun terancam dijerat pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Direskrim Polda Jambi, Kombes Andri Ananta Yudistira, mengungkapkan bahwa tersangka memanfaatkan tempat rental PS miliknya itu untuk merayu dan memaksa para korban agar memenuhi hasrat seksualnya.

Menurut Andri, saat melakukan perbuatannya itu, tersangka membujuk korban dengan iming-iming akan diberi tambahan waktu untuk bermain PS.

“Dibujuk rayu, salah satunya diberikan tambahan waktu main video game. Iming-iming seperti itu,” ungkap Kombes Andri kepada wartawan.

Para korban pun, kata Andri, dipanggil satu per satu ke dalam kamar tersangka saat mereka sedang bermain video game di tempat rental PS milik pelaku.

“Saat ada anak-anak main video game, dia panggil satu per satu untuk masuk ke kamarnya,” jelasnya.

Ketika berada di dalam kamar, tersangka kemudian memaksa korban untuk menyentuh payudara wanita itu. Jika tidak mau, perempuan tersebut tak membolehkan korban pulang ke rumah mereka.

Tak hanya itu, tersangka juga menyuruh sejumlah korban untuk menonton film dewasa. Bahkan, ia juga meminta para korban untuk mengintipnya lewat sela-sela jendela saat wanita itu berhubungan intim dengan suaminya.

(Red/*)

Komentar