Kuota Haji Indonesia Membaik, Wapres Ingatkan Ongkos Haji Harus Rasional

BOGOR, TALINUSA.COM – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan persiapan untuk menyambut keputusan pengembalian kuota haji Indonesia hingga 100% atau menjadi 210.000.

Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf kepada wartawan usai menghadiri Haul Al Maghfurlah Mama KH TB Muhammad Falak Abbas ke-51, di Bogor, Jawa Barat. Sabtu (7/1/2022).

Salah satu yang disorot Wapres adalah biaya ongkos haji yang harus lebih rasional agar subsidi yang diberikan tidak terlalu besar.

“Sebaiknya kuota harus kembali 100%, karena jika sudah normal maka biaya juga harus kembali ke normal,” kata Wapres

Wapres Ma’ruf menekankan bahwa penanganan haji bukan perkara mudah, Penetapan ongkos haji juga harus lebih rasional agar subsidi yang diberikan tidak terlalu besar yang akan membuat dana haji tergerus.

“Jangan sampai dana haji habis, karena itu akan menyulitkan nanti, maka itu biaya haji harus rasional agar terus berkelanjutan, jadi harus tetap dijaga,” jelasnya.

Lebih jauh terkait kewajiban jemaah haji untuk menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Wapres menanggapi bahwa hal itu tidak menjadi masalah karena hal tersebut justru dapat membawa kebaikan untuk para jemaah.

“Memang kita harus siap untuk melaksanakan itu, awalnya memang kaget tetapi ketika itu ada jaminannya ya bagus, yang penting untuk kebaikan jemaah, saya kira itu sebaiknya dapat diterima, nanti kita lihat perkembangannya,” ujarnya.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya menggelar Muktamar Haji yang bertujuan untuk membahas proses persiapan ibadah haji 2023.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah bertolak ke Arab Saudi di awal januari 2023 kemarin untuk menghadiri Muktamar Haji tersebut. Yang membahas segala persiapan haji, di antaranya adalah kuota jamaah haji Indonesia, penyediaan hotel, hingga penyediaan katering.

(Red/*)

Komentar