Video Konferensi Pers Kuasa Hukum Kerajaan Gowa (LKG) Terkait Makam Fatimah Daeng Takontu di Mempawah

Gowa, TALINUSA.COM – Lembaga resmi Kerajaan Gowa (LKG) mengadakan Siaran Konferensi Pers terkait makam I Fatimah Daeng Takontu karaeng Campagaya (Puteri Sultan Hasanuddin Raja Gowa 16).

Siaran pers yang di sampaikan oleh Ridwan Basri SH selaku yang di tugaskan oleh Lembaga resmi Kerajaan Gowa (LKG) ke Mempawah Kalimantan Barat, di laksanakan di Warkop Dottoro, Jl Sultan Hasanuddin (depan kantor Makodim Gowa), Senin 21/6/2021.

Dalam Siaran Pers tersebut, Ridwan Basri SH menyampaikan bahwa rombongan Tim Kuasa Hukum Lembaga resmi Kerajaan Gowa (LKG) di terima dengan baik di Mempawah oleh Zuriat (keturunan) I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya Binti Sultan Hasanuddin.

“Kami di terima dengan baik oleh Zuriat I Fatimah Daeng Tokuntu di Mempawah yang di wakili oleh Bapak Musmuliyadi, pak Musmuliyadi juga datang bersama keluarga besar beliau” kata Ridwan.

Tak hanya sampai disitu, Tim kuasa hukum Lembaga resmi Kerajaan Gowa (LKG) yang di pimpin oleh Ridwan Basri SH juga melakukan pertemuan ke pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah.

Tim kuasa hukum LKG di terima oleh Wakil Bupati Mempawah, H.Muhammad Pagi S.H.I,.M.M di rumah jabatan Wakil Bupati Mempawah pada hari Kamis tanggal 17 Juni 2021 sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

“Tanggapan keturunan Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya Binti Sultan Hasanuddin atas kedatangan tim hukum dari Lembaga Kerajaan Gowa ke kabupaten mempawah sangat baik dan mereka merasa terharu atas kunjungan kami” kata Ridwan

Ridwan Basri SH lanjut menjelaskan bahwa kedatangan tim hukum lebih memperat kekerabatan antara keluarga dan turunan Sultan Hasanuddin di Gowa dengan yang ada di Mempawah, “Mereka terharu karena hubungan yang sudah ratusan tahun terputus karena jarak kini semakin dipererat, mereka menyambut kami begitu luar biasa” Kata Ridwan menambahkan.

“Jadi sebenarnya kawasan di sekitar area makam I Fatimah Daeng Takontu Karaeng Campagaya Binti Sultan Hasanuddin akan dilakukan pembangunan pelabuhan Kijing oleh Pemerintah disana, dimana makam I Fatimah Daeng Takontu yang terletak di Tanjung Matoa, Pulau Temajo, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat itu masuk dalam kawasan pengembangan pelabuhan tersebut” pungkasnya.

“Tanggapan pemerintah daerah Mempawah dalam hal ini wakil Bupati Mempawah kepada kami, bahwa beliau menjamin akan melakukan langkah langkah terbaik untuk melestarikan makam tersebut”

“Bahkan menurut wakil Bupati, pihaknya telah menginstruksikan kepada dinas PUPR Kab.Mempawah untuk merancang desain pemugaran makam dan penataan kawasan makam sehingga pada gilirannya area makam tersebut akan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Mempawah sekaligus diharapkan dapat menggerakkan ekonomi warga yang bermukim di sekitar pulau Temajo” Jelas Ridwan menambahkan.

(Red/*)

Komentar