oleh

Bawaslu Kalsel Copot Baliho Tolak Politik Uang, Denny Indrayana: Kenapa di Copot?

Banjarmasin, TALINUSA.COM – Bawaslu Kalsel copot baliho Tolak Politik Uang, hal ini menjadi perhatian Denny Indrayana yang merupakan Cagub (Calon Gubernur) Kalimantan Selatan yang menyesalkan tindakan Bawaslu tersebut.

Hal ini akan memicu terjadinya peluang tertentu akan copotnya himbauan tersebut, Terkesan mendukung adanya peluang untuk membagi politik uang jelang PSU.

Bahkan tidak sejalan dengan usaha bersama untuk menolak adanya tindakan kecurangan lainnya, Tindakan pencopotan ini menjadi tanda tanya untuk maksud dan tujuannya.

Terungkap dalam sebuah pertemuan yang berada di kediamannya, Denny Indrayana bersama media, Minggu (30 Mei 2021) di Jalan Purnama, Banjarbaru.

Sebagai sebuah media untuk edukasi masyarakat, baliho yang bertuliskan ajakan untuk tolak adanya politik uang tersebut, Bawaslu Kalsel (Kalimantan Selatan) justru malah mencopotnya.

Sedangkan terdapat baliho lainnya yang justru mereka biarkan. Hal ini cukup menjadi pertanyaan, mengapa langkah ini mereka laksanakan padahal baliho itu memiliki pesan dengan tujuan yang baik.

Berisikan H2D untuk melakukan pengawasan PSU Pilkada Kalsel mendatang. Demi menghindari kecurangan lainnya, masyarakat diminta sama-sama mengawal.

Terkait dengan adanya berita ini maka ketua Bawaslu Kalimantan Selatan, Erna Kaspiyah, Mengungkapkan bahwa tindakan tersebut merupakan penertiban spanduk dan baliho yang teridentifikasi adanya keberpihakan.

Dengan merugikan atau menguntungkan salah satu calon, Bahkan menjadi salah satu perwujudan dalam hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Suara Ulang atau PSU Yang tergelar pada hari Jumat (28/5/2021), Maka ia merasa Bawaslu Kalsel telah melakukan tugasnya dengan tepat.

Saat menyampaikan kekesalannya, Denny Indrayana berpendapat bahwa spanduk bertuliskan himbauan tepat, Bertuliskan “Ambil duitnya, Jangan cucuk orangnya” merupakan peringatan yang berarti mengambil uang namun tidak memilih yang memberi.

Menurut Denny, Kata-kata ini juga pernah dilontarkan oleh Ustadz Abdul Somad yang cukup terkenal sebagai tokoh agama yang disegani. Hal ini merupakan sindiran untuk para oknum suap dan penerima.

Dengan membuka pikiran mereka atas adanya tindakan tersebut, Bahkan mereka bebas tanpa mendapatkan sanksi yang seharusnya berlaku.

Bawaslu Kalsel yang mencopot baliho Tolak Politik Uang ini menjadi perbincangan hangat, Dengan adanya pandangan dua arah yang beredar.

(Pujime)*

Komentar

News Feed